Antara Positif dan Negatif

indexAntara Orang Berpikiran Positif
Dan Orang Berpikiran Negatif
November 8, 2012, sam, 1
Comment
Seperti namanya positi
mempunyai sifat periang, selalu
gembira, dan selalu tersenyum.
Sebaliknya Negatif mempunyai
perangai yang cemberut, selalu
sedih, dan jarang tersenyum.
Suatu ketika orang tua mereka
berpikiran untuk membuat Si
Negati tersenyum gembira dan
membuat Si Positif menjadi
cemberut dan sedih. Nah orang
tua mereka mulai memikiran apa
yang menjadi kesenangan
mereka !!!
Si Negatif yang menginjak masa
ABG sedang terkena demam HP,
jika pergi dengan teman-
temannya sering kali ia meminjam
HP milik temannya untuk
menelpon. Kemudian orang
tuanya membelikan dia HP supaya
dia menjadi senang dan gembira.
Sewaktu Negatif pergi sekolah
HP itu dibungkus oleh orang
tuanya dengan kertas kado yang
bagus dan diletakkan di
kamarnya. Sewaktu Negatif
pulang ia segera masuk ke
kamarnya, dan ia melihat ada
kado di kasurnya. Dengan sigap
ia cepat-cepat membuka kado
itu dan ia terkejut sekali ketika di
dalamnya berisi HP. Wajahnya
tersenyum, tapi tidak lama.
Kemudian ia murung lagi karena ia
berpikiran kalau-kalau HP ini ia
bawa pasti teman-temannya
akan banyak yang pinjam, terus
kalo rusak biayanya pasti mahal.
Di benaknya selalu muncul pikiran
yang negatif, sehingga kado HP
itu menjadi beban baginya. Dan
yang keluar dari mulutnya adalah
omelan-omelan dan umpatan,
bukannya terima kasih kepada
orang tuanya.
Si Positif yang senang dengan
kuda, diberi oleh orang tuanya
kotoran kuda dengan harapan ia
menjadi cemberut dan sedih.
Kotoran kuda yang dibungkus
dengan menarik itu juga
diletakkan di kamarnya. Sewaktu
Positif pulang ia juga terkejut ada
kado di kamarnya. Dengan sigap
ia membuka pula kado itu. Ketika
dibuka bau busuk keluar dari
kado itu, dan alangkah
terkejutnya bahwa kado itu berisi
kotoran kuda. Mukanya menjadi
kebingungan sebentar. Dia
berpikir, “Masa sih orang tuaku
yang begitu mencintai aku
memberi aku kotoran kuda, wah
pasti ada sesuatu di balik hadiah
ini!!!”
Setelah berpikir sebentar
kemudian ia lari kepada orang
tuanya dan mencium mereka.
Orang tuanya sangat bingung
dan terkejut kemudian bertanya,
“Lho kamu itu diberi kotoran
kuda kok senang sih ?”.
Lalu Positif menjawab, “Papa,
Mama, saya tahu kalian sangat
mencintai saya, jadi tidak
mungkin memberi kotoran kuda
kepada saya, pasti kotoran kuda
itu adalah sebuah tanda. Kalau
ada kotoran kuda, berarti ada
kudanya. Saya tahu bahwa kalian
akan membelikan kuda pony buat
saya, dan sekarang mana
kudanya ???”.
Kemudian orang tuanya berkata,
“Lho kami hanya memberi itu
kepada kamu”.
Positif menyahut, “Tidak mungkin
saya yakin pasti ada kudanya.”
Akhirnya orang tuanya mengalah,
dan membelikan dia kuda poni.
Orang yang hidupnya merasa
sangat dicintai Yang Kuasa akan
selalu berpikir bahwa DIA akan
memberikan yang terbaik dalam
hidupnya, walaupun dia sedang
dalam penderitaan. Sehingga
orang yang hidup dalam cinta
kasih Tuhan akan selalu gembira
dan ceria di dalam hidupnya.
Sebaliknya orang yang tidak
merasa dikasihi oleh Tuhan, akan
merasa bahwa hidup ini menjadi
beban penderitaan yang sangat
panjang. Sehingga di dalam
hidupnya akan gelisah, takut dan
khawatir.
Saya yakin sahabat bijak akan
memilih yang mana, karena itu
anda membaca tulisan ini…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s